Hai Anakku
Hai anakku, doa Bapak menyertaimu.
Bapak masih berusaha yang terbaik untuk menjadi sosok "Bapak". Bapak sedang berusaha yang terbaik untuk kesejateraan lahir dan batin untukmu dan ibumu.
Hai anakku, doa Bapak menyertaimu.
Suatu saat Bapakmu pernah istiqomah berdoa "Rabbi Habli minas sholihin". Ya Tuhan, berikanlah kami teturunan yang saleh. Ibumu pun menangis haru, so sweet katanya.
Doa satu lagi yang Bapak panjatkan, "Rabbij'alni muqimas sholah, wa min dzurriyati, rabbana wataqabbal du'a". Tuhan, jadikah hamba yang isriqomah dalah sholat, begitu juga anak-anaku, Tuhanku, perkenankan doa kami ini.
Hai anakku,
Ada bait yang Bapak pelajari saat TPQ, masih kecil memegang kitab "Alala". Kitab tentang adab dalam menuntut ilmu.
Ala tanalul 'ilma illa bisittatin, saunbika an majmuiha bi bayani.
Dzukain wa hirzin wastibarin wa bulghotin, wa i irsyadi ustadzin, wa thuli zamani.
Belajar ilmu itu Long Life, sayangku.
Hai anakku,
Bapak akan berusaha menjadi Bapak yqng terbaik. Doa bapak menyertai, tumbuh besarlah dengan ilmu dan kearifan. Ilmu akan menuntun menjadi manusia yang lebih baik. Baik untuk dirinyq maupun sesama.