Tentang Apa Saya Harus Menulis
Bagi anda ataupun saya yang belum
mempunyai ide dalam menulis artikel, karangan atau yang lain, mungkin ini
terasa sangat menjengkelkan. Bagaimana tidak, ketika kita disodori dengan pena
dan kertas untuk tugas dari guru atau dosen, anda akan terpaku dengan pada apa
yang diinginkan dari guru tersebut. Anda atupun saya sebenarnya menemui hal yang sama dalam kerangka
berpikir. Rendahnya kerangka berpikir membuat kita berpikir keras tentang apa yang hendak kita buat
Percaya atau tidak, mengemukakan
ide, mencari ide , dan penelusuran tema jauh sangatlah sulit. Inilah yang saya
rasakan, mungkin berbeda dengan anda yang sudah terbiasa dengan berpikir.
Mencari ide kadang kita seperti dituntut
untuk membuat ide yang jarang dipikirkan oleh orang lain (maaf, mungkin kalau
anda tidak begitu). Akhir-akhir ini banyak orang dengan pemiran yang realistis
menghasilan ide yang inovatif tetapi
tidak sedikit yang mengakibatkan kontroversi. Hal ini membuktikan manusia
banyak yang berpikir realistis saja, kadang tanpa unsur haqiqi dan psikologis
Tak banyak yang percaya bahwa
Einstein merupakan orang normal. Kontroversial yang luar biasa dari berbagai
kalangan (walupun kalh kontroversial dengan teori evolusi Darwin) menghasilkan
prespektif yang menjatuhkannya. Bilang gila atau kurang waras memang benar
adanya. Kadang secara realita, teori Einstein benar-benar kurang masuk akal.
Ketika saya membaca soal tentang teori relativitas khusus, banyak kejanggalan
yang say temui, seperti ada pesawat yang melaju dengan kecepatan tinggi
mendekati kecepatan cahaya. Masa ada pesawat yang kecepatannya mtncapai 0,6 c,
atau sama dengan 0,6 x 3.108= 1,8.108. sangt tidak
mungkin ada pesawat dengan kecepatan 180 juta meter per detik. Sepnjag sejarah
belun ada yang kecepatannya seperti itu, melainkan isra’ mi’raj Nabi SAW.
Langit yang dimaksudkan pun terkesan ghoib yang tidak dijangkau dengan kekuatan manusia, inilah kelemahan
manusia sebagai makhluk ciptaan Allah SWT.
Tetapi krtika saya membaca kolom
koran yang mengaitkan kekuatan Tuhan dengan kekuatan Fisika. Saya sangat
tercengang, memang kuantum Fisika merupakan bagian dari setetes air laut yang
menempel di ujung jarum,ini apabila
dilihat dari ilmu Theologi. Tetapi apa jadinya apabila dibahas dengan ilmu Fisika?
Menakjubkan, disini kekuatan yang tidak diketahui secara teori Relativitas yang dikembangkan menjadi kuantum Fisika.
Sebagi contoh bahwa persepsi
seorang kyai dapat mengambil buah kelapa dari ketinggian 15 meter tanpa
memanjat, tetapi dipentelungno (dibengkokkan
sehigga merendah) untuk diambil kelapanya. Hal ini dapat menunjukkan bahwa
sedikit dari kekuatan Tuhan pada pak kyai. Hal ini tidak dapat dilakukan karena
itu merupakan relativitas Fisika.
Inilah ide-ide yang banyak muncul
,banyak menuai kontoversi. Cara berpikir mengubah orang biasa menjadi orang
yang dikenang sepanjang masa,karena idenya.
Berikut tips yang membuat
anda dapat memunculkan ide
1.
Jangan muluk-muluk apa yang akan anda tulis,
tetapi easy going aja (maksunya easy
going dalam menulis.
2.
Jika merupakan tugas, maka and anda terfokus
pada tema,jang terlalu mencari sub tema
3.
Tema yang
sudah anda pikirkan atau diperintahkan kepada anda, maka tulislah! Tentang hal
itu dan apapun yang anda inginkan.
4.
Dari ulasan pena tadi, anda baca kembali, ketika
anda memndapat bagian yang anda sukai maka pilihlah subtema itu.
5.
Kembangkan subtema itu!
Sebenarnya artikel ini pun seprti itu. Siawal paragraf
saya bingung mengemukakan apa, tetapi, tibs-tibs di tengah saya mendapatkan ide
tentang si Einstein. Hal ini bukan suatu
kesengajaan melainkan kolaborasi penuh antara otak, tangan, dengan pena
Selamat mencoba and ありがとうございました
Post a Comment for "Tentang Apa Saya Harus Menulis"
Silahkan berkomentar, kritik dan saran anda sangat kami harapkan